Lari

Kalau aku gundah, kemana lariku?

Kalau aku sedih, kemana lariku?

Kenapa aku justru berlari kepada hal hal yang tidak bisa menjamin tenangku?

Kenapa aku tidak melakukan yang seharusnya, mencari ketenangan hanya pada-Nya?

YaAllah.. dea masih perlu banyak belajar

YaAllah.. dea masih hambamu yang lalai

YaAllah.. dea masih banyak mengeluh

YaAllah.. dea masih belum tuntas menunaikan tanggung jawab

YaAllah.. dea masih belum selesai dengan diri sendiri

YaAllah.. beri kekuatan, beri keyakinan 

YaAllah.. pengen cerita ke orang tapi mereka pun punya masalahnya masing masing

YaAllah.. maaf dea mengeluh kepada-Mu sedang diluar sana masih banyak yg lebih tak beruntung

Kenapa aku tuliskan disini bukannya kurangkai ke langit?

Catatan ini mungkin sebuah pengingat bahwa aku pernah di titik rendah

Bahwa aku tak bisa disangkal masih lemah

Bahwa aku pernah merasa tak terarah

Bahwa aku masih perlu belajar komunikasi

Bahwa aku masih perlu belajar koordinasi

Masih banyak tanggung jawab yang musti dituntaskan

Inginku tuntaskan dulu dirimu de

Tapi disaat yang bersamaan kamu memang harus menuntaskan hal hal lainnya

Kamu.. kamu kuat! Aku tahu kamu sebenarnya mampu

Karena Allah ngga akan pernah membebankan hamba diluar kemampuan atau kapabilitasnya

Allah kasih jalan kaya gini karena kamu bisa melaluinya

Mungkin jalan yang ada di depan bukan jalan yang mudah

Tetapi hal yang sulit bukanlah tak mungkin untuk diselesaikan

Kuncinya, kesungguham diri dan kesungguhan hati

Ayo de, kamu pasti bisa!

Jangan sampai pikiran yang cemerlang menjadi budak thd tubuh yang malas

Karena itu adalah pengkerdilan terkejam dalam hidup

And you know you shouldnt be like that

I love you and your willing to change, your willing to progress

Keep doing that de

Im proud of you

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

When a special day went 'meh'

A mental shift?

Perjalanan Baru